Semenjak meninggalkan tanah rantau Maninjau, saya punya prinsip, bahwa dimanapun kita nanti berada, kita harus selalu bisa "memberi" dan "mencuri". "Memberi", dalam arti keberadaan kita mampu meninggalkan sumbangsih kebaikan, menitipkan karya kebermanfaatan, serta menghadirkan beragam makna positif bagi mereka yang di sekitar. Lalu "mencuri", dalam arti dimanapun nanti kita berada, kita harus lihai berpandai diri mengambil jejak-jejak pengalaman dari orang lain, belajar dari kisah kehidupan mereka mereka guna mengimbuhi khazanah keilmuan seorang kita pribadi. Di FIM Jakarta sendiri, dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun, saya tahu bahwa saya tak akan mampu "memberi" sebanyak yang saya angankan. Namun karena itulah, saya justru menyadari, bahwa saya tak boleh sampai melewatkan kesempatan ini untuk "mencuri" sebanyak-banyaknya. Aji mumpung selagi bernaung di FIM, selagi bertemu orang-orang hebat nan luar biasa, ya sekalian-kan s...
Komentar
Posting Komentar