Postingan

Menampilkan postingan dengan label #RihlahMalaya

RIHLAH MALAYA : Studi Banding Ramadhan antar Negeri

Gambar
Central Mosque of Songkhla, Thailand Gimana rasanya ber-Ramadhan di Semenanjung Malaya? Di Penang, suasana Ramadhan yang terliput terasa lebih 'kalem'. Tidak terlalu semarak, namun juga tidak sepi-sepi amat.  Salah satu penyebabnya boleh jadi karena jumlah masjid yang ada di Penang tak sampai seramai di Indonesia. Coba bandingkan, di negeri kita ini, tiap gang permukiman penduduk, bisa jadi punya tempat sholatnya masing-masing, lho ya. Dengan jamaahnya masing-masing. Mulai dari sekelas langgar, surau, musholla, hingga masjid jami'. Di Penang, dari apa yang kami temui, tidak seperti itu, kawan. Jumlah masjidnya lebih sedikit. Dan itupun rata-rata setingkat masjid besar semua. Ketika tiba waktu berbuka, tidak ada semarak lantunan adzan yang saling menyahuti dari kejauhan. Tidak terdengar hiruk-pikuk salakan klakson dari aneka kendaraan yang terjebak kemacetan jalanan. Tidak ada. Jadi terasa lebih, eh, syahdu mungkin, ya?  Postifnya, ifthor jama'i (buka puasa bareng-bareng...

RIHLAH MALAYA : Safar di Bulan Suci?

Gambar
Giant Sektor 9, Selangor Mengapa perjalanan ini justru dilakukan di tengah Ramadhan penuh nanti? Mengapa tidak memilih hari-hari yang 'lebih bersahabat'?  Cukup mudah diterka, sebenarnya. Pertama, jelas untuk menghemat anggaran. Haha. Dengan berpuasa, setidaknya kami dapat menghemat pengeluaran untuk 2x makan, bukan? Dikali 5 hari perjalanan, tentu itu bukan sekedar biaya yang sedikit. Apalagi untuk ukuran kantong backpacker setengah nekat seperti kami. Haha... Untuk makan malam, kami juga tak perlu terlampau khawatir. Di bulan Ramadhan, biasanya banyak masjid-masjid yang menyelenggarakan ifthor jama'i (buka puasa rame-rame) dengan beragam pilihan menu nan lezat. Kami hanya perlu datang jelang adzan berkumandang, mengantri dengan rapi, lalu makan lahap dengan segenap syukur.  Duhai. Kami kira, inilah salah satu berkah Ramadhan paling nyata. Tatkala ada begitu banyak orang-orang baik yang saling berlomba dalam berbagi kebaikan serta kebahagiaan. Dan untuk kami, para pelinta...

RIHLAH MALAYA : Ini Tentang Mimpi

Gambar
Georgetown, Penang, Malaysia. Ada satu hal yang belum saya katakan: saya fobia pesawat .  Selagi mungkin, saya jelas akan memilih transportasi lain. Bis, kereta, kapal, mobil pribadi, atau bahkan sepeda motor. Prinsip konyol saya, semua kendaraan yang saya sebutkan di atas tadi masih menyediakan opsi darurat ketika terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Saya masih bisa memecahkan jendela, atau bahkan loncat menerobos pintu keluar, sebelum kemudian berguling mencari keselamatan diri. Namun pesawat? Oh tentu saja, Kawan. Kita tidak bisa terjun begitu saja dari ketinggian puluhan ribu kaki, bukan? Apalagi diperparah dengan masifnya pemberitaan nasional ketika ada maskapai yang mengalami 'kegagalan' penerbangan. Terus diberitakan selama berminggu-minggu tanpa henti. Seakan semua itu kian meniup buhul-buhul ketakutan yang bermuara pada ketakutan kita semua : takut mati.  Aih, itu yang bikin repot. Saking keukeuhnya, ketika masih merantau di tanah Maninjau dulu, ada beberapa kesempa...

RIHLAH MALAYA : Linimasa Bagian Kejutan

Gambar
Penyeberangan Feri Pulau Penang o-●-o-●-o-●-o-● "Pip, Ramadhan ini ane ke tempat ente ya?" "Serius?" "Hahaha. Gak tau sih. Tanya aja dulu. Mana tau kan..." "Oh, yaudah. Gapapa wes. Datang aja kesini. Jangan lupa kabari aku kalau jadi.." "Oke, siap." o-●-o-●-o-●-o-● Itu sejenak sebelum semuanya genap terjadi. Obrolan ringan yang tercetus dengan santai di sela-sela video call Jakarta-Malaysia, antara saya dengan sahabat @susilopiput. Kapan? Haha, awal bulan Mei ini.  Saya memang tipe-tipe serba mendadak. Ada ide, langsung garap. Ada kesempatan, langsung sikat. Riskannya, ketika semangat hilang, habislah sudah! Haha.. Makanya saya selalu butuh sahabat-sahabat terbaik untuk terus menyemangati saya dari segala sisi. Agar seluruh gairah tadi dapat terus diperbarui ketika mulai terasa lunglai, dan ide-ide yang bacut tercetus dapat terus dikejar agar sempurna terlaksana. Dalam cerita ini, sejawat @syarif_almoravid lah yang kemudian memerankan p...

RIHLAH MALAYA: Sebuah Preambule

Gambar
Bismillah. Alhamdulillah. Sepekan terakhir, saya bersama @syarif_almoravid dianugerahi kemudahan oleh Allah untuk sejenak berjalan di atas muka bumi. Melihat ranah yang tak terkira luasnya, sekaligus mendaras begitu banyak pengalaman yang tak terkira harganya. Perjalanan luar biasa. Dimulai dari Pulau Penang di pinggir selat Malaka, lalu menyelusup masuk ke distrik Songkhla di negeri Gajah Putih, kemudian lanjut menjelajahi sejarah tua kota Kuala Lumpur, hingga kemudian mencari sesesap makna silaturrahmi di sudut kesultanan Selangor. Ada banyak cerita yang berkelindan di antaranya. Cerita-cerita yang kemudian ingin saya sajikan dengan penuh gegap gempita untuk kalian, Kawan. . Karena memang itulah salah satu tujuan dari perjalanan ini. Untuk belajar berbagai makna kehidupan, sekaligus menuangkannya dalam sebentuk bacaan yang renyah untuk dinikmati bersama. Tentu tak akan sempurna merekam seluruh jejak perjalanan.  Namun setidaknya, bagian-bagian terbaik akan coba saya utarakan dala...